Paham AI Polresta Banyumas Sambangi SMA Baturaden, Pelajar Praktik Langsung Gunakan AI

Paham AI Polresta Banyumas Sambangi SMA Baturaden, Pelajar Praktik Langsung Gunakan AI

BANYUMAS — Teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin dekat dengan dunia pendidikan. Polresta Banyumas melalui program Paham AI kembali memberikan pelatihan literasi AI kepada para pelajar SMA Baturaden, Kabupaten Banyumas, Selasa (22/9/2026).



Pelatihan tersebut digelar dalam dua sesi dengan total 296 peserta, terdiri dari 154 peserta pada sesi pertama dan 142 peserta pada sesi kedua. Para pelajar mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan AI secara kreatif, produktif, sekaligus bertanggung jawab.



Kegiatan dipandu tim trainer Polresta Banyumas yang terdiri dari Ipda Wiwid Adi Saputro, S.Psi., Ipda Danang Setiadi, S.H., M.H., Ipda Anang Patria Luhludy, S.Psi., M.H., Ipda Ambar Sujatmiko, S.H., Brigpol Muklis Setyokojati, Briptu Alan Darmasaputra, S.H., dan Bripda Brian Alvin Fernando.



Program Paham AI dirancang tidak hanya memberikan pemahaman mengenai apa itu AI, tetapi juga mengenalkan penggunaannya dalam aktivitas sehari-hari, khususnya untuk mendukung proses pembelajaran dan mengembangkan kreativitas pelajar.



Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti tahapan pembelajaran yang meliputi pendaftaran melalui website Senopati Academy, pengisian pretest dan posttest, serta praktik menggunakan Lab AI. Metode tersebut memberikan kesempatan kepada pelajar untuk tidak hanya menerima materi, tetapi juga mencoba secara langsung pemanfaatan teknologi AI.



Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital yang baik, terutama di kalangan generasi muda.



“Pelajar perlu memahami teknologi AI bukan hanya dari sisi penggunaannya, tetapi juga bagaimana memanfaatkannya secara bijak, kreatif, produktif, dan bertanggung jawab. Teknologi harus dapat menjadi sarana untuk mendukung proses belajar dan pengembangan potensi,” katanya.



Menurutnya, pemanfaatan AI juga perlu disertai sikap kritis dalam menyaring informasi serta memperhatikan etika penggunaannya. Dengan pemahaman tersebut, pelajar diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi tanpa mengabaikan tanggung jawab dan dampaknya terhadap orang lain.



Antusiasme peserta terlihat selama rangkaian pelatihan, terutama saat mengikuti praktik penggunaan AI. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar serta diharapkan dapat menambah wawasan dan keterampilan digital pelajar SMA Baturaden dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.



(PID Presisi Humas Polresta Banyumas)


Link Tersedia:

Tidak ada link yang tersedia.


« Kembali ke Daftar Konten